Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Djatmiko lakukan pengecekan ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soeroto Ngawi. Mengingat RSUD Dr Soeroto Ngawi. memang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Pemerintah Pusat jika nantinya ada pasien yang positif terinfeksi Virus Corona,Kamis(2/4).

Dikonfirmasi terkait hal itu, Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Djatmiko mengatakan jika pengecekan tersebut dilakukan guna mengetahui kesiapan ruang isolasi yang ada saat ini. “Hari ini kita melakukan pengecekan kesiapan di rumah sakit salah satunya ruang isolasi. Pihaknya menginginkan orang-orang yang dalam resiko ini ketika menjalani isolasi, maka perlu adanya ruang isolasi perawatan yang bagus tambahan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya lonjakan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang positif terinfeksi virus Corona.

Untuk total ruang isolasi yang ada saat ini, Dwi Rianto Djatmiko menyebutkan menyediakan 10 kamar di luar 6 ruang isolasi yang saat ini memang telah dipersiapkan. Pantauan Dwi Rianto Djatmiko, pihaknya meminta manajemen rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mempersiapkan seluruh fasilitas tempat isolasi atau perawatan pasien maupun tenaga medis.

“Tadi kita melihat langsung sejauh mana kesiapan ruang isolasi atau kamar khusus perawatan pasien virus corona. Dari hasil renovasi sudah 90 persen selesai hanya saja pihak rumah sakit akan melengkapi fasilitas lainya yang masih menunggu proses pengadaan terutama ventilator khusus,” terang Dwi Rianto Djatmiko.

Dalam kesempatan sidak tersebut Ketua DPRD Kabupaten Ngawi juga menyumbang Kurma untuk tenaga medis agar dimanfaatkan sebagai suplemen mereka untuk bisa menambah imunitas tubuhnya. Jangan sampai para tenaga medis kondisinya kurang sehat justru kehadiranya harus siap menangani apabila ada pasien yang terinfeksi virus corona.